Dukung Kami untuk Memulihkan Kawasan Gambut

Salam Adil dan Lestari, Tahun 2015 menjadi tahun yang buruk bagi lingkungan hidup di Indonesia. Tragedi asap dari kebakaran hutan dan gambut di Sumatera, Kalimantan dan beberapa provinsi di Indonesia, dengan jumlah korban dan kerugian yang tidak terhitung nilainya. Balita dan anak-anak terpapar asap hingga menghembuskan nafas terakhir, masa depan generasi yang akan datang telah dirampas. Tahun 2015 sangat parah, karena sebagian wilayah yang terbakar adalah kawasan gambut. Pantauan Lapan selama periode 21 Juni hingga 20 Oktober 2015 menunjukkan 618.574 luas lahan gambut yang terbakar. Buruknya tata kelola hutan dan lahan gambut menjadi penyebab utama dari kabut asap, dengan begitu massifnya pemberian izin, khususnya di lahan gambut yang diberikan kepada korporasi. WALHI Sumsel misalnya mencatat, sekitar 800.000 hektar lahan gambut yang sudah dibebani izin dan konsesi kepada korporasi di Sumatera Selatan. Padahal, gambut sebagai kawasan ekosistem unik dan penting dengan fungsi ekologisnya yang sangat tinggi. Sehingga pemulihan dan perlindungan kawasan gambut mendesak untuk segera dilakukan. Kita berharap, tahun 2016 ini dan di masa-masa mendatang, kebakaran hutan dan lahan gambut tidak terjadi lagi. Selain mendesak penegakan hukum dan review perizinan di kawasan gambut, kami juga mendorong upaya pemulihan bagi kawasan gambut yang telah rusak. WALHI tentu tidak bisa melakukan advokasi sendiri, dibutuhkan dukungan dari masyarakat luas untuk bersama-sama dengan WALHI dan komunitas dalam memulihkan dan menjaga kawasan gambut, yang bukan hanya memiliki fungsi ekologis, namun juga sosial dan budaya. Mari jaga gambut, demi lingkungan hidup dan kehidupan yang lebih baik bagi generasi hari ini dan generasi yang akan datang. Dukung advokasi WALHI melalui donasi, yang akan digunakan bagi advokasi penyelamatan kawasan gambut di Sumatera dan Kalimantan bersama dengan komunitas masyarakat. Terima kasih atas solidaritas dan dukungan yang telah Sahabat berikan, untuk tercapainya keadilan ekologis di Indonesia.

Support Us for Recovering Peat-lands Area

Salam Adil and Lestari, 2015 a bad year for the environment in Indonesia. Haze smoke tragedy from forest and peat fires in Sumatera, Kalimantan and some provinces in Indonesia, the number of victims and losses are incalculable value. Toddlers and children exposed to haze smoke until their last breath, generation future have been deprived. 2015 greatly severe, due in part to the burned area is peat land. Lapan observation during the period June 21 until October 20 2015 shows 618.574 that peat land area burned. Poor governance of forest and peat-lands is a major cause of haze smoke, because of licensing massive, specially on peat land granted to the corporation. WALHI South Sumatra, for example, noted, about 800,000 hectares of peat lands are already burdened permits and concessions to corporations in South Sumatra. In fact, peat as a unique and important ecosystem areas with a very high ecological function. So the urgency of restoration and protection peat have to be done. We hope, in 2016 and in the future, forest fires and peat does not happen again. In addition to urgent law enforcement and review of licensing in the peatlands area, we also encourage efforts for the restoration of degraded peatland areas.Certainly, WALHI can't advocate for themselves, require the support of the wider community to get together with WALHI and communities in restoring and maintaining peat lands, which not only have ecological functions, but also social and cultural. Let's keep the peat, for the sake of the environment and a better life for today's generation and future generations. Support us through donations, which will be used for advocacy rescue peat areas in Sumatra and Kalimantan, along with the community. Thank you for the solidarity and support that has friend provide, for the achievement of ecological justice in Indonesia.

DONATION FORM

Metode Pembayaran Donasi

Doku Wallet

DOKU Wallet membuat siapapun dapat berbelanja online dengan maupun tanpa Kartu Kredit. Sekarang Anda dapat melakukan pembayaran online dengan mudah dan juga transfer saldo sesama pengguna DOKU Wallet. Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran Klik Disini

Kartu Kredit

Bagi pengguna Kartu Kredit, kami menerima pembayaran donasi dengan kartu kredit berlogo Visa dan MasterCard. Kami bekerjasama dengan Doku Payment Gateway untuk menjamin keamanan transaksi donasi anda melalui kartu kredit. Gunakan opsi kartu kredit pada form diatas.

Transfer Langsung

Anda dapat melakukan donasi dengan pemindahan dana atau transfer antar bank untuk pembayaran donasi melalui Rekening BNI : 021.882.422.8 a/n Yayasan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia. Mohon dicantumkan "donasi lingkungan" pada berita transfer anda.

  • Kami akan menjaga kerahasiaan data donatur dan tidak akan menggunakan informasi yang anda kirimkan pada proses donasi untuk keperluan komersil lainnya

    Administrator Divisi Pengelolaan Sumberdaya WALHI

Join Our Liste and stay updated!

Please Enter A Valid Email.
Thank You For Your Subscription.