• BERANDA
  • Blog
  • Regulasi
  • PUBLIKASI
    • Siaran Pers
    • Infografis
    • Kertas Posisi
    • E-Newsletter
    • Buletin Bumi
    • Jurnal Tanah Air
    • Laporan Tahunan
  • Dukung Kami
    • Donasi Publik
    • Pekan Rakyat Lingkungan Hidup 2023
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Dewan Nasional
    • Eksekutif Nasional
    • Eksekutif Daerah
    • KONTAK
  • id
    • English

Infografis; Tinjauan Lingkungan Hidup 2020

  • Rabu, 05 Februari 2020
  • Infografis, Berita Terkini
  • 7296

Pada Rabu, 29 Januari 2019, WALHI meluncurkan Tinjauan Lingkungan Hidup 2020 yang berjudul Menabur Investasi, Menuai Krisis Multidimensi. Laporan tahunan ini memberikan refleksi kondisi lingkungan hidup 2019 dan proyeksi kondisi lingkungan hidup pada 2020.

Krisis multidimensi pada pada 2019 terjadi karena kekuasaan oligarki di bidang ekonomi dan politik. Polarisasi rakyat menjadikan kekuatan oligarki semakin mudah bertahan. Akar masalah ketimpangan, dominasi praktik economic growth dan reformasi dikorupsi tetap bertahan.

Krisis multidimensi merupakan kondisi krisis di berbagai sektor. Dimulai perencanaan rencana pemindahan ibu kota yang diikuti krisis di wilayah laut, pesisir dan pulau kecil, legislasi, penegakan hukum, bencana ekologis, kemunduran demokrasi dan meningkatnya ancaman terhadap pembela HAM.

Krisis pada 2019 diproyeksi WALHI akan semakin parah dan mendekati kolaps. Kuasa oligarki terus merasuki ruang legislasi dengan wacana omnibus law, kebijakan energi terus mengandalkan energi kotor, industri ekstraktif meningkatkan kerawanan bencana ekologis dan pengingkaran NDC. RKP 2020 kental aroma investasi dan ambisi PSN yang abai terhadap kebutuhan rakyat. Munuju kolapskah kita?

Guna menghindari kolaps, WALHI menawarkan 3 narasi alternatif. Pertama, narasi ekonomi nusantara sebagai lawan terhadap economic growth, kedua, narasi politik alternatif dan ketiga, menjadikan hukum menjadi pelayan rakyat.

Guna lepas dari kondisi krisis dan menghindari kolaps, narasi alternatif ini harus digerakan oleh kekuatan rakyat. Desakan megimplementasikan TAP MPR IX/2001 harus disuarakan lantang kepada DPR dan Presiden. Institusi penegak hukum pun harus menggerakan hukum berpihak pada rakyat, tidak lagi melayani nafsu serakah investasi.

Pada 2019, WALHI mengajukan beberapa gugatan guna mewakili kepentingan lingkungan hidup. Dalam berbagai gugatan ini, WALHI memperoleh beberapa kemenangan penting dalam upaya penyelamatan dan pemulihan lingkungan hidup.

Tinjauan LIngkungan Hidup 2020, WALHI Eksekutif Nasional
Share :
Facebook Twitter WhatsApp

Donasi Sekarang
Berita Terbaru
Ketika Krisis Iklim Bertemu Kegagalan Tata Kelola Sampah
Ketika Krisis Iklim Bertemu Kegagalan Tata Kelola Sampah Jumat, 17 Juli 2026
Policy Brief 100 GW PLTS dan Ilusi Kemandirian Energi Solusi Palsu bagi Transisi Energi Nasional
Policy Brief 100 GW PLTS dan Ilusi Kemandirian Energi Solusi Palsu bagi Transisi Energi Nasional Kamis, 16 Juli 2026
WALHI Region Jawa Desak Negara Hentikan Perampasan Ruang Hidup di Pulau Jawa
WALHI Region Jawa Desak Negara Hentikan Perampasan Ruang Hidup di Pulau Jawa Rabu, 15 Juli 2026
BP Batam dan Polisi Harus Berhenti Merampas Tanah Warga Rempang
BP Batam dan Polisi Harus Berhenti Merampas Tanah Warga Rempang Rabu, 15 Juli 2026
Mayoritas Titik Api Papua Selatan Berada di Wilayah Food Estate dan Konsesi Perusahaan PSN
Mayoritas Titik Api Papua Selatan Berada di Wilayah Food Estate dan Konsesi Perusahaan PSN Rabu, 15 Juli 2026
KONTAK WALHI
  • Jln. Tegal Parang Utara No 14, Jakarta Selatan 12790. INDONESIA
  • [email protected]
  • +62-21-79193363
  • +62-21-7941673
Sitemap
  • BERANDA
  • Blog
  • Regulasi
  • PUBLIKASI
  • Dukung Kami
  • Tentang Kami

©  WALHI